Jelang Pemilu, DPR Minta Bank Indonesia Jaga Stabilitas Rupiah
SIKAT MIRING - Bank Indonesia perlu menjaga stabilitas nilai mata uang rupiah yang berpotensi untuk berfluktuasi terus menerus terutama dalam menghadapi tahun politik menjelang Pemilu 2019.
Demikian disampaikan Anggota Komisi XI DPR Faisol Riza kepada wartawan, Kamis (29/3).
“Tahun ini adalah tahun politik yang sangat rentan bila nilai tukar rupiah tidak stabil,” katanya.
Untuk itu, ujar dia, pihaknya menantikan gebrakan dari BI dalam rangka menghadapi situasi politik yang semakin tidak menentu terkait pilkada dan Pemilu 2019.
Politisi PKB itu mengingatkan BI senantiasa berkomitmen dalam membantu pemerintah dalam mengembalikan nilai tukar rupiah sesuai asumsi makro ekonomi dalam APBN.
“Tugas berat Gubernur BI yang baru adalah membantu pemerintah untuk mengembalikan nilai tukar rupiah pada asumsi makro pemerintah dalam APBN yaitu di kisaran Rp13.400,” paparnya.
Ia juga mengemukakan bahwa banyak pihak mengharapkan kestabilan ekonomi Indonesia di tengah-tengah ketidakpastian kondisi perekonomian global.




Post a Comment